Antisipasi Covid-19, Polres Berau Periksa Suhu Tubuh Pengunjung

polresberau.net – Guna mencegah penyebaran Covid-19 atau virus corona, Polres Berau turut melakukan antisipasi. Petugas akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada tamu atau pengunjung yang datang ke Polres Berau.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan pemeriksaan tubuh dilakukan di pos penjagaan atau gerbang masuk Polres Berau. Petugas piket menggunakan alat pendeteksi suhu tubuh untuk memeriksa suhu tubuh tamu dan pengunjung satu per satu.

“Ini sebagai bagian dari langkah pencegahan. Karena di Polres ini banyak pengunjung yang keluar masuk,” ujar Kapolres.

Selain pemeriksaan suhu tubuh, pihaknya juga menyediakan hand sanitizer di sejumlah titik di Mapolres Berau.

“Kita sediakan di setiap ruangan, untuk di luar ruangan 5 titik untuk cuci tangan,” jelas Kapolres.

Langkah antisipasi lainnya, Polres Berau juga melakukan pembersihan di sekitar lingkungan Polres, dengan menyemprotkan disinfektan, serta menyebarkan brosur yang berisi imbauan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Cegah Corona, Polres Berau Lakukan Sterilisasi dan Penyemprotan

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Melonjaknya jumlah pasien positif corona di tingkat nasional membuat semua lini di Berau siaga.

Upaya pencegahan seperti disinfeksi atau menyemprot cairan disinfektan terus digalakkan. Seperti yang terlihat di lingkungan Polres Berau.

Kegiatan disinfeksi dikomandoi langsung oleh Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto. Perwira bunga dua itu mengajak seluruh personel tidak panik saat menghadapi virus corona, Selasa (17/03/2020). Disinfeksi dilakukan di seluruh bagian gedung Polres Berau.

“Semua mencakup seluruh tempat di Polres Berau. Seperti gedung pelayanan, masjid, ruang rapat hingga ruang tahanan. Karena tempat tersebut merupakan tempat keramaian,” ujar Kapolres.

Selain penyemprotan disinfektan, setiap personel atau masyarakat yang datang ke Polres akan di cek dahulu kesehatannya sebelum kemudian masuk ke ruang pelayanan atau besuk tahanan.

Sempat Melawan, Pelaku Curanmor Dihadiahi Timah Panas

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Seorang pria diamankan pihak kepolisian lantaran melakukan tindak pidana pencurian sebuah motor di Kelurahan Rinding, Teluk Bayur pada Jumat(10/01/2020) lalu.

Pelaku berinisial SD(25) akhirnya berhasil diamankan saat berada di Kampung Lempake, Biatan pada Sabtu (29/02/2020) sekitar pukul 20.30 wita.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan kasus berawal dari masyarakat yang kehilangan motornya melapor ke Polsek Teluk Bayur yang kemudian disampaikan ke Sat Reskrim Polres Berau.

“Saat dilakukan penyelidikan, pelaku akhirnya berhasil diamankan di Lempake kecamatan Biatan. Pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga terpaksa dilumpuhkan petugas,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, pelaku merupakan seorang spesialis curanmor dan melakukan tindakan pencurian seorang diri dengan sasaran berupa motor yang kuncinya masih melekat ataupun membobolnya dengan kunci T.

Selain di Berau, pelaku juga melakukan pencurian di daerah lain seperti Bulungan, Kutim, Bontang hingga Samarinda.

“Pelaku sampai saat ini mengaku sudah mencuri 20 unit sepeda motor. Motor itu didapat dari berbagai daerah di Berau maupun luar Berau. kami sudah mengamankan dua unit motor. Kami masih melakukan pengembangan untuk mendapatkan barang bukti lainnya,” ujar Kapolres.

Dari pengakuan pelaku, dirinya sudah lima kali ditahan dengan kasus serupa dan baru saja keluar dari penjara pada Oktober 2019 lalu. Tidak berapa lama keluar, pelaku nekat kembali melakukan aksinya kemudian tertangkap kembali.

“Saya jera. Ini yang terakhir, saya tidak akan mencuri lagi,” ujar pelaku.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan kurungan penjara paling lama 7 tahun.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan jangan lupa untuk melepas kunci motor dari kontaknya untuk menghindari resiko terjadinya pencurian,” pungkasnya.

Lagi, Polisi Amankan Ribuan Botol Miras

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Seorang pria diamankan Sat Narkoba Polres Berau lantaran menyimpan ribuan botol minuman keras tidak memiliki ijin yang sah di KM 2 Jalan Raya Bangun Sambaliung, pada Kamis (11/03/2020) sekitar pukul 14.00 wita.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan pihaknya bekerjasama dengan warga setempat dalam pengungkapan tersebut.

Pelaku berinisial AA(49) warga Sambaliung, sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta. AA diamankan di gudang penyimpanan miras miliknya.

Besoknya, pada Jumat(12/03/2020) pihak kepolisian melakukan pengembangan kasus dan kembali mendapati ribuan botol dan kaleng miras gudang milik pelaku di Jalan SM Bayanuddin No. 45 Sambaliung, Berau.

“Pada penangkapan pertama kami mengamankan 3.679 botol miras berbagai merk. Usai dilakukan pengembangan, kepolisian kembali mengamankan 1.482 botol dan kaleng miras,” ujar Edy.

Barang bukti yang diamankan antara lain Bir Bintang 3.348 botol, Seven Day 787 botol, Prost Beer 90 botol, Guinness 360 botol, Chivas Regal 24 botol, Anggur Kolesom 102 botol, Royol Golden Blue 40 botol, Mandsen 16 botol, Bir Kaleng Jumbo 154 kaleng dan Bir Kaleng Kecil 240 kaleng.

“Total barang bukti yang kami amankan adalah 5.161 botol dan kaleng miras,” ungkapnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan Polres Berau untuk proses lebih lanjut.

Pelaku juga terancam Pasal 3 ayat (1) Perda Nomor 11 Tahun 2010 Tentang perubahan Perda pertama Perda Kabupaten Berau Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pelarangan Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

“Pelaku terancam kurungan 3 bulan penjara dan denda paling banyak Rp 50 juta,” ujarnya.

Lakukan Tindakan Asusila, Pria 50 Tahun Diamankan Polisi

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Jajaran Polres Berau terus berupaya memberantas kasus tindak pidana persetubuhan pada anak di bawah umur. Pada Sabtu (14/03/2020) lalu, seorang pria berinisial NR(50) diamankan anggota Polsek Sambaliung karena melakukan perbuatan bejat tersebut.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan kasus ini berhasil terungkap karena salah satu keluarga korban yang melapor ke Polsek Sambaliung sehingga sehingga terungkap.

Setelah dilakukan pengembangan pelaku ternyata melancarkan aksinya tersebut sejak Juni 2019. NR berhasil menjerat 9 korban yang berusia 13 hingga 16 tahun.

“Sembilan korban semuanya adalah laki-laki dibawah umur. Korban awalnya dilayani dengan baik dulu, lalu diajak ketempat sepi. Dari situlah pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan membujuk korban akan memberikan sejumlah uang,” ungkapnya.

Dalam kasus persetubuhan itu, pelaku berperan sebagai perempuan. Korban yang awal mulanya dilayani dengan baik kemudian diurut kemaluannya hingga ereksi, lalu dimasukkan ke dubur pelaku.

“Kami masih melakukan pendalaman atas kasus ini. Ada kemungkinan masih ada korban lain namun tidak melapor ke pihak kepolisian,” ujar Kapolres.

Karena perbuatannya, pelaku diancam pasal 80, 81, dan 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pelaku terancam hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling banyak Rp 5 miliar.

“Semoga hukuman yang diberikan setimpal dan tidak ada lagi kasus seperti ini,” harapnya.

Page 4 of 2.721« First...23456...102030...Last »