10 Karyawan Dibekuk Saat Sedang Bermain Judi di Kantor DLHK

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Jajaran Satreskrim berhasil mengungkap kasus perjudian di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) pada Kamis (12/03/2020) sekitar 11.00 wita.

Dalam kasus ini, kepolisian berhasil mengamankan 10 orang pelaku yang masing-masing berinisial MS(38), YKH(25), ANS(27), BT(22), NM(51), BD(56), NA(44), MS(55), JB(50), dan RW(44).

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan Jatanras Polres Berau mendapat laporan dari laporan masyarakat sekitar pukul 11.00 wita bahwa ada beberapa orang melakukan perjudian jenis joker di Kantor DLHK.

“Kemudian sekitar pukul 13.30 wita Sat Reskrim Polres Berau mengamankan 10 orang tersebut yang terbagi dalam dua kelompok saat sedang bermain judi,” ungkap Kapolres saat press release pada Selasa(17/03/2020).

Dalam penangkapan tersebut turut diamankan barang bukti berupa uang tunai sejumlah Rp 860 ribu, dua set kartu dan satu buah meja.

Para pelaku saat ini diamankan di Polres Berau untuk penylidikan lebih lanjut.

“Akibat perbuatannya, para pelaku terancam pasal 303 KUHP tentang Perjudian, diancam dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp 25 juta,” ujarnya.

Bersama Bersihkan Lingkungan, Antisipasi Covid-19

polresberau.net, TANJUNG REDEB – jajaran Polres Berau kembali menghelar kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan. Kali ini kegiatan juga melibatkan Kodim 0902/TRD, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Berau, Minggu (15/03/2020).

Beberapa tempat yang menjadi sasaran antara lain kantor Polres Berau, Masjid Agung Baitul Hikmah dan Gereja Katholik St. Eugenius de Mazenot. Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning memimpin langsung kegiatan ini.

Saat ini wabah Virus Corona (Covid-19) sekarang telah menjadi Bencana Negara yang dapat mengganggu kestabilan perekonomian dan juga dapat meningkatkan gangguan Kamtibmas di suatu wilayah.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan kegiatan tersebut sebagai wujud sinergitas antara kepolisian, TNI dan instansi terkait. Kerja bakti ini juga sebagai langkah mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 di lingkungan publik.

“Ini juga guna menjaga kebersihan lingkungan agar tetap terjaga. Sehingga bisa terhindar dari penyakit,” ujarnya.

AKBP juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan, serta menjauhi tempat keramaian untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Sampai saat ini kabupaten Berau belum ada yang positif Corona. Namun kami menghimbau masyarakat untuk tetap senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan. Apabila baru saja datang dari daerah terdampak, dimohon untuk segera memeriksakan diri ke dokter,” katanya.

Lanjutnya, AKBP Edy juga menghimbau warga agar tidak panik sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga.

“Mari tetap kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan panik dan jangan mudah termakan oleh berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ungkapnya.

Polres Berau Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan, Antisipasi Corona

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Menyikapi merebaknya penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Indonesia, jajaran Polres Berau melakukan kegiatan bersih-bersih di lingkungan Polres Berau dan Polsek jajaran, Sabtu (14/03/2020).

Beberapa tempat yang menjadi sasaran antara lain kantor Polres Berau, Asrama Polisi dan lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel dan anggota Bhayangkari beserta keluarga.

Saat ini wabah Virus Corona (Covid-19) sekarang telah menjadi Bencana Negara yang dapat mengganggu kestabilan perekonomian dan juga dapat meningkatkan gangguan Kamtibmas di suatu wilayah.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kabag Ops Kompol Agus Arif mengatakan kegiatan membersihkan lingkungan ini sebagai langkah antisipasi pencegahan pandemi Covid-19.

“Ini juga guna menjaga kebersihan lingkungan agar tetap terjaga. Sehingga bisa terhindar dari penyakit,” ujarnya.

Kompol Agus juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, menjaga kesehatan, serta menjauhi tempat keramaian untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Sampai saat ini kabupaten Berau belum ada yang positif Corona. Namun kami menghimbau masyarakat untuk tetap senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan. Apabila baru saja datang dari daerah terdampak, dimohon untuk segera memeriksakan diri ke dokter,” kata Kompol Agus.

Lanjutnya, Kompol Agus juga menghimbau warga agar tidak panik sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga.

“Mari tetap kita jaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Jangan panik dan jangan mudah termakan oleh berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ungkapnya.

Polisi Amankan Ribuan Botol Miras

polresberau.net – Seorang pria diamankan Sat Narkoba Polres Berau lantaran menyimpan ribuan botol minuman keras tidak memiliki ijin yang sah di KM 2 Jalan Raya Bangun Sambaliung, pada Kamis (11/03/2020) sekitar pukul 14.00 wita.

Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning mengatakan pihaknya bekerjasama dengan warga setempat saat pengungkapan tersebut.

Pelaku berinisial AA(49) warga Sambaliung, sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta. Pelaku diamankan di gudang penyimpanan miras miliknya.

“Kami melakukan pengecekan dan mendapati ada ribuan botol miras di gudang pelaku,” ujar Edy.

Dari hasil penangkapan, kepolisian berhasil mengamankan 3.264 Botol Bir Merk Bintang, 360 Botol Bir Merk Guines, 31 Botol Bir Merk Prost dan 24 Botol Minuman Keras Merk Chivas Regal.

“Total miras yang kami amankan 3.679 botol dari berbagai merk,” lanjutnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan Polres Berau untuk proses lebih lanjut.

Pelaku juga terancam Pasal 3 ayat (1) Perda Nomor 11 Tahun 2010 Tentang perubahan Perda pertama Perda Kabupaten Berau Nomor 2 Tahun 2009 Tentang Pelarangan Pengedaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

“Pelaku terancam kurungan 6 bulan dan denda paling banyak Rp 50 juta,” ujarnya.

Diduga Depresi Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria Ini Memilih Mengakhiri Hidupnya

polresberau.net, TANJUNG REDEB – Rintik hujan menghiasi langit sore Tanjung Redeb. Namun, ketenangan tersebut tidak berlangsung lama sebab masyarakat dibuat geger oleh seorang warga yang ditemukan tewas dengan leher terlilit seutas kabel di RT 10, Gang Kelapa II, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Bedungun, Tanjung Redeb, pada Rabu (11/03/2020) sekitar pukul 16.20 wita.

Hal ini langsung mengundang perhatian warga untuk melihat langsung kejadian tersebut. Dirumah bangsal dua pintu berwarna hijau, ramai warga berkerumun untuk melihat jasad FT(23) yang tewas di duga bunuh diri menggunakan seutas kabel yang diikatkan di tiang penyangga dapur.

Ketua RT 10 Muslimin, mengatakan korban baru tinggal sekitar 3 bulan di rumah bangsalan tersebut bersama keluarganya. Namun, saat kejadian, korban hanya berdua dengan Ra, keponakannya yang berusia 9 tahun.

“Korban memang jarang keluar rumah. Orangnya pendiam. Korban memang lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, sehingga jarang sekali tetangga mengenali korban,” jelas Muslimin.

Sementara itu, Kapolres Berau AKBP Edy Setyanto Erning melalui Kanit Reskrim Polsek Tanjung Redeb Ipda Taufik Hidayat yang dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, korban mengidap penyakit ambeien atau wasir. Sudah dua kali dilakukan operasi, namun tak kunjung sembuh.

“Keterangan keluarga korban memang lagi sakit, sudah dioperasi tapi tidak sembuh-sembuh dan akan kembali dioperasi namun korban keburu bunuh diri,” jelasnya.

“Sebelumnya korban sempat mengajak keponakannya ke pinggir sungai. Korban hendak bunuh diri, namun urung, karena saat itu tengah ramai warga,” lanjut Ipda Taufik.

Dari keterangan Ra (9), pada saat kejadian sedang berdua dengan korban. Ra diminta menemaninya di dalam rumah. Ra pun disuruh untuk bermain game di handphone miliknya, sekaligus berpesan bahwa dia tidak akan bertemu lagi.

Ra yang tengah asyik bermain gim pun tidak menyadari apa yang akan dilakukan oleh pamannya. Ra baru tersadar saat mendengar suara orang mengaduh kesakitan. Saat di cek, betapa terkejutnya Ra melihat pamannya sudah tergantung di lorong rumah antara dapur dan ruang tamu.

“Ra berusaha menolong pamannya. Namun karena tak sampai, akhirnya Ra meminta tolong pada warga. Sedangkan dirumah hanya ada mereka berdua,” jelas Ipda Taufik.

Korban diketahui bunuh diri dengan cara melilitkan seutas kabel ke lehernya. Kemudian korban melompat dari atas meja. Keponakan korban yang bermain game terkejut mengetahui hal tersebut.

“Korban bunuh diri diduga karena depresi. Tanda-tanda kekerasan ditubuh korban juga tidak ada,” ujarnya.

Sementara, ayah korban yakni Musaimin saat ditemui di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Abdul Rivai, enggan untuk di wawancarai.

“Mohon maaf kami tak bisa komentar, kami mohon doanya semoga anak kami matinya husnul khatimah ,” pungkasnya.

Page 5 of 2.721« First...34567...102030...Last »